Manfaat Tahitian Noni: Satu Produk Berjuta Manfaat

Manfaat Tahitian Noni: Satu Produk Berjuta Manfaat
KategoriUncategorized
Di lihat535 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang
022-8888-2400
0811-222-1663
0813-2800-2004
MORINDA1
csmorindaindependen@gmail.com

khasiat tahitian noni untuk diabetes, khasiat tahitian noni untuk obesitas, manfaat tahitian noni untuk diabetes, manfaat tahitian noni untuk liver, tahiti noni untuk ginjal, tahitian noni aman untuk ibu hamil, tahitian noni extra untuk batu empedu, tahitian noni juice untuk anak autis, tahitian noni juice untuk batu empedu, tahitian noni juice untuk diabetes, tahitian noni juice untuk gagal ginjal, tahitian noni juice untuk leukemia, tahitian noni juice untuk stroke, tahitian noni thailand, tahitian noni untuk alergi, tahitian noni untuk amandel, tahitian noni untuk anak, tahitian noni untuk anak autis, tahitian noni untuk anak hiperaktif, tahitian noni untuk asam lambung

Tahitian Noni terbukti memiliki kandungan bioaktif. Kandungan utamanya adalah Iridoid. Iridoid mampu menembus membran sel sehingga bermanfaat untuk memperbaiki semua kerusakan sel dan melakukan regenerasi sel.

Tahitian Noni memiliki 26 uji klinis dan 59 hak paten. Beberapa hak paten Tahitian Noni Original atau Maxidoid adalah untuk kanker, diabetes, infertilitas, hepatitis, virus, bakteri, jamur, mikroba, dan lain sebagainya.  Berikut ini beberapa penjelasan manfaat Tahitian Noni. Ada banyak penjelasan lain yang tidak cukup dijelaskan di sini:

Tahitian Noni untuk Batu Empedu

Batu Empedu adalah batu yang terbentuk di dalam saluran dan di kantong empedu.

Tahitian Noni untuk Batu Empedu

Batu Empedu

( Namun kebanyakan batu empedu terbentuk dari kolesterol )

Faktor penyebab batu empedu:

  1. — Hiperkolesterol/hipertrigliserida.
  2. — gangguan pelepasan empedu ke usus
  3. gangguan kontrkasi saluran & kantong empedu.
  4. Radang usus halusà menghambat pengeluaran empedu ke usus.

Gejala Batu Empedu :

  • – Sering tanpa gejalaàterdeteksi saat chek-upàUSG atau X-ray abdomen.
  • – Batu empedu menyumbat saluran empeduàkolik kantong empeduànyeri hebat yang khas : Tiba-tiba ,konstan : 15- 5 jamàNyeri hebat membuat penderita menggeliat kesakitan.
  • – Lokasi nyeri: sering dirasakan ditengah perut bagian atas (ulu hati) dan di kanan perut bagian atas tepat dibawah tulang rusuk.
  • – Kolik batu empedu sering disertai dengan mual.

Terapi Tahitian Noni

  1. Iridoid => sebagai anti-inflamasi dan antianalgetik.
  2. Iridoid => anti-mikrobaà atasi infeksi saluran cerna serta saluran & kantong empedu.
  3. Menghambat aktivitas enzim lipase sehingga menurunkan absorbsi lemak di usus akibatnya kadar kolesterol menurun.
  4. Menghambat aktivitas enzim HMG co-A Reduktase di sel hati sehingga kadar kolesterol turun. HMG co-A reduktase = hidroksimetilglutaril coenzim A reduktase
  5. Relaksasi saluran empeduà ekskresi batu empedu ke usus => feses
  6. Merubah pH batu empedu ke pH optimal => degradasi batuà ekskresi ke usus => feses.

Tahitian Noni untuk Demam Berdarah

Dengue Hemorrhagik Fever (DHF) adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus Dengue tipe 1-4, dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti.

  • Penularan : melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti.
  • Gejala :
    • Demam tinggi mendadak.
    • Dapat  menyebakan syok karena pendarahan.
    • Dianogsa  : Demam
    • Laboratorium :
      • Trombositopenia.
      • Hematokrit meningkat.
      • Terapi : Tahitian Noni Bioactive Beverage (TNBB) Original /Extra / Maxidoid:
        • Anti Virus.
        • Antipiretik.
        • Stimulasi sel megakariosit SST → meningkatkan jumlah trombosit.
        • Imunomodulator.
  • Masa inkubasi rata—rata 5-8 hari.
  • Virus hanya dapat hidup dalam sel yang hidup → sehingga harus bersaing dengan sel manusia terutama dalam kebutuhan protein → persaingan tersebut sangat tergantung pada daya tahan tubuh manusia.

Sebagai reaksi terhadap infeksi terjadi:

(1)    Aktivasi sistem komplemen sehingga dikeluarkan zat Anafilaktosin yang menyebabkan peningkatan permiabilitas kapiler sehingga terjadi perembesan plasma dari ruang intravaskular ke ekstravaskular.

(2)    Agregasi trombosit menurun, apabila kelainan ini berlanjutan akan menyebabkan kelainan fungsi trombosit sebagai akibatnya akan terjadi mobilisasi sel trombosit muda dari sumsum tulang dan

(3)    Kerusakan sel endotel pembuluh darah akan merangsang atau mengaktivasi faktor pembekuan.

Patofisiologi DBD

–          Virus dengue → menimbulkan viremia → aktifkan complement → terjadi kompleks imun Antibodi – virus → melepaskan zat C3a, C5a, bradikinin, thrombin, Histamin → merangsang PGE2 di Hipotalamus → termo regulasi instabil yaitu hipertermia(demam) yang akan meningakatkan reabsorbsi Na+ dan air sehingga terjadi hipovolemi. ­(hipovolemi juga disebabkan oleh kebocoran plasma)

–          Komplek imun antibody – virus → agregasi trombosit sehingga terjadi gangguan fungsi trombosit → trombositopeni dan koagulopati.

–          Ketiga hal tersebut menyebabkan pendarahan berlebihan yang jika berlanjutan terjadi syok → kematian.

Gejala DBD

  • Demam tinggi mendadak, >38°C, 2-7 hari
  • Demam tidak dapat teratasi dengan penurun panas.
  • Mual, muntah, nafsu makan dan minum berkurang
  • Nyeri sendi, nyeri otot (pegal-pegal)
  • Nyeri kepala, pusing
  • Nyeri atau rasa panas di belakang bola mata
  • Wajah kemerahan
  • Nyeri perut
  • Konstipasi (sulit buang air besar) atau diare
  • DBD dibagi atas beberapa derajat, yaitu :

DHF derajat I :

Tanda-tanda infeksi virus, dengan menifestasi perdarahan yang tampak hanya dengan uji Torniquet positif.

DHF derajat II :

Tanfa infek virus dengan manifestasi perdarahan spontan (mimisan, bintik-bintik merah)

DHF derajat III :

disebut juga fase pre syok, dengan tanda DHF grade II namun penderita mulai mengalami tanda syok; kesadaran menurun, tangan dan kaki dingin, nadi terabah cepat dan lemah, tekanan nadi masih terukur.

DHF derajat IV :

Atau fase syok (disebut juga dengue syok syndrome/DSS), penderita syok dalam dengan kesadaran sangat menurun hinga koma, tangan dan kaki dingin dan pucat, nadi sangat lemah sampai tidak teraba, tekanan nadi tidak dapat terukur.

Diagnosa DBD

Diagnose ditegakkan berdasarkan:

  1. Gejala klinis.
  2. Pemeriksaan darah:

Menurut kriteria WHO (world Healt Organization) diagnosis DBD hanya dibuat berdasarkan gejala klinis dan pemeriksaan laboratorium trombosit dan hematokrit.

–          Trombositopenia, yaitu jumlah trombosit <150.000/mmᶟ (normalnya 150-450 ribu/mmᶟ)

–          Hemokonsetrasi, yaitu pengentalan darah akibat perembesan plasma (komponen darah cair non seluler) → nilai hematokrit (Hct) meningkatkan 20% dari nilai normalnya.

Terapi Tahitian Noni

  • Iridoid sebagai Zat bioactive utama Tahitian Noni efek :

  1. Anti virus → atasi virus DBD
  2. Anti inflamasi yang poten → atasi kebocoran pembuluh darah → eleminasi syok.
  • Tahitian Noni  mengandung quersetin :

    • Menghambat aktivitas enzim reverse trancriptase yangf berarti menghambat pertumbuhan virus RNA.
    • Dapat menurunkan permeabilitas pembuluh darah.
    • Stimulasi jumlah sel hemopoetik terutama megakriosit sumsum tulang meningkatkan jumlah trombosit.
    • Aktivitas sistem komplemen dan sekresi TNF-Alfa oleh monosit dalam
    • Mekanisme penurunan permeabilitas pembuluh darah.
    • Tahitian Noni Bioactive Beverage berefek anti demam → atasi demam → atasi dehidrasi.
    • Tahitian Noni Bioactive Beverage memiliki 18 asam amino esensial yang bermanfaat untuk energi dan regenerasi sel sakit.
    • Tahitian Noni Bioactive Beverage sebagai Imunomudulator → meningkatkan imunitas tubuh.
    • Konsumsi  Tahitian Noni Bioactive Beverage dianjurkan konsumsi air 2-3 liter per hari.

 

Tahitian Noni untuk Maag

Gastritis :  Inflamasi mukosa lambung.Tukak Lambung : Lesi local mukosa lambung → akibat tukak lambung akut ( Gastritis Akut ) → menjadi kronik ( Gastritis Kronis ) → sembuh akan membentuk jaringan fibrotik ( Jaringan Parut )

Ciri Khas : Remisi dan eksaserbasi.

  • Prinsip dasar gastritis dan tukak lambung :

Faktor Agresif dan faktor defensive.

Gejala Gastritis :

  • Sindrom dispepsia : Nyeri ulu hati, mual, kembung, muntah.
  • Perdarahan : Hematemesis ( muntah darah ) dan melena ( BAB darah ) → Anemia.
  • Riwayat penggunaan obat-obatan dan zat kimia.
  • Komplikasi perdarahan → Syok hemoragik.

Gejala Tukak Lambung :

Rasa tidak nyaman, rasa terbakar dan rasa lapar oleh karena rangsangan unjung saraf pada dasar luka oleh asam lambung.

  • RASA SAKIT TIMBUL SESUDAH MAKAN → Penderita takut malam
  • Sifat sakit :

–          Mulai pada satu titik ( Penderita bisa menunjuk satu titik lokasi ) → Menyebar dan menjalar ke bahu kanan.

–          Rasa sakit bisa hilang / berkurang bila diberi antasida atau muntah.

–          Lokasi sakit : Ulu hati, kiri dan kanan garis tengah perut.

=> Anoreksia,mual dan muntah dan BB menurun → PENDERITA TAKUT  MALAM.

=> Sendawa, regurgitasi makanan dan asam.

=> Gembung → Perforasi → Melena ( BAB  darah )

=> Sifat sakit :

  • Mulai pada satu titik ( Penderita bisa menunjuk satu titik lokasi ) → Menyebar dan menjalar ke bahu kanan.
  • Rasa sakit bisa hilang / berkurang bila diberi antasida atau muntah.
  • RASA SAKIT BERTAMBAH BILA DIBERI MAKAN.

Penyebab : Belum diketahui, Faktor keturunan, makanan tertentu dan makan tidak teratur, jenis kelamin ( Pria lebih sering dari pada wanita )

Terapi Tahitian Noni Bioactive Beverage Original / Extra / Maxidoid :

>>  Anti peradangan : Iridoid.

>>  Meningkatkan sekresi NO : Meningkatkan aliran darah lambung, meningkatkan nutrisi dan oksigen jaringan yang tukak sehingga

mempercepat penyembuhan.

>>  Antimikroba atasi infeksi lambung.

>>  Imunomodulator.

>>  Merubah pH asam ke pH yang lebih optimal.

>>  Menormalkan peristaltik usus → Tahitian Noni Bioactive Beverage kaya serat.

Prinsip dasar gastritis dan tukak lambung :

  • Faktor agresif :
    • Asam lambung dan enzim pepsin.
    • Zat atau bahan yang dapat mengiritasi mukosa lambung.
    • Faktor defensive :
      • Mukus.
      • Sekresi bikarbonat. Mukus ( Berbentuk Gel ) dan bikarbonat dihasilkan oleh mukosa lambung untuk melindungi lambung.
      • Ciklooksigenase -1 (Cox-1 ) enzim yang melindungi mukosa lambung.
      • Aliran darah lambung.
      • Regeneasi sel epitel mukosa lambung.

GASTRITIS KRONIK

Penyebab Multifaktor :

  1. Faktor konstitusi : Genetik dan imunologik.
  2. Faktor lingkungan :

Rangsangan dalam waktu lama, berulang, terus-menerus sehingga menyebabkan kerusakan mukosa lambung. Misalnya ; Obat-obatan, alkohol, rokok, psikologis dan infeksi bakteri Helicobacter Pylori.

GEJALA GASTRITIS KRONIK

  • Gejala gastritis kronik tidak khas.
  • Sindrom dispepsia berupa :
    Nyeri epigastrium, mual, kembung dan rasa penuh ( Terasa sesak ), gangguan motilitas ( Gerakan usus ).
  • Berdasarkan imunologik, tidak bergejala, anemia, dan atropi kelenjar di korpus.
  • Iritasi kronik di daerah antrum dan terjadi hiperklorhidria.

Komplikasi tukak lambung

Perdarahan.

Perforasi.

Obstruksi → Biasanya tukak duodenum.

Hourglass stomach → Terbentuk jaringan ikat pada penyembuhan pada kurvatura minor → membagi lambung menjadi 2 bagian.

Tahitian Noni untuk Hemoroid

Hemoroid :

Kumpulan pelebaran ( Varises ) satu segmen atau lebih dari vena hemoroidalis di daerah :

anorektal → Peradangan → Infeksi → Ulcerasi → Perdarahan.

Hemoroid terbagi atas 3 yaitu :

  1. Hemoroid interna : Terjadi pelebaran Venahemoroidalis superior dan media.
  2. Hemoroidalis externa : Terjadi pelebaran vena hemoroidalis inferior.
  3. Hemoroid campuran.
Hemoroid Internal dan Hemoroid External

Hemoroid

  • Penyebab : Multi faktor.
  • Gejala Hemoroid :

–          Gejala subyektif : Merasa tidak nyaman di daerah anus, penuh, gatal dan perih.

–          Utamanya adalah perdarahan. Darah segar dan tidak bercampur feces.

–          Prolaps, mula-mula berhenti spontan, lalu masih dapat didorong masuk, kemudian tidak dapat dimasukkan.

–          Hemoroid internal, mukosa anus mengeluarkan sekret disertai darah sering mengotori celana dalam → Iritasi kulit perianal.

–          Trombosis → Edema dan peradangan ( Nyeri ) → Polip fibrosis atau skin tag

  1. Diagnosa : Anamnese ( Pola makan tinggi protein, rendah serat dan air dan obstipasi kronis → Sering mengedan ), Klinis ( Perdarahan di anus, prolaps (nongol ) hemoroid interna maka tonjolannya bercampur mucin ( Lendir ) & darah, hemoroid externa terjadi thrombosis), pemeriksaan digital dan anoskopi.
  • Tahitian Noni Bioactive Beverage : Iridoid → Anti inflamasi yang poten.

Terapi Tahitian Noni Bioactive Beverage

  1. Anti Inflamasi
    1. Iridoid sebagai anti inflamasi yang poten.
    2. Menghambat kerja enzim Cox-2, 5-Lox dan 15-Lox. Zat bioaktif : Neolignan, quersetin, skopoletin, koumarin dan aromatik vanillin.
  2. Anti Infeksi
    1.  Zat bioaktif : Etanol, metanol, dan etil setat → Antimikroba.
    2. Rutin dan quersetin → Anti kandida.
  3. Anti Proses Degeneratif.

IRIDOID :

  1. Berinteraksi dan mengatur aneka protein seluler.
  2. Memaksimalkan produksi enzim.
  3. Penyerapan seluler lebih baik.
  4. Merangsang produksi hormon NO → yang mengatur sirkulasi darah ke tingkat normal → Varises vena hemoroidales menjadi normal kembali.
  5. Tahitian Noni Bioactive Beverage kaya serat.
    1. Membuat feses lebih lunak.
    2. Peristaltik usus menjadi normal.
    3. BAB menjadi lancar dan nyaman.
  6. Tahitian Noni Bioactive Beverage kaya vitamin dan mineral serta 18 asam amino esensial.
    1. Meningkatkan sistim imunitas tubuh.
    2. Mempercepat proses penyembuhan.

PENYEBAB HEMOROID

Faktor-faktor yang terkait dengan hemoroid :

  • Diet kurang serat dan air, tinggi protein penyebab obstipasi kronis ( Hipomotilitas ) dan mengedan saat BAB.
  • Usia muda terjadi hemoroid karena degenerasi jaringan tubuh : Otot sphincter menipis dan atoni ( Daya kontraksi menurun ).
  • Keturunan : Dinding pembuluh darah lemah dan tipis.
  • Obesitas meningkatkan tekanan direktum.
  • Anatomi : Vena di daerah anorektal katupnya lemah dan pleksus hemoroidalis kurang mendapat sokongan dari otot sekitarnya.
  • Mekanik : banyak duduk, kurang aktivitas, mengangkat barang berat memilki peluang kena hemoroid.
  • Diare, dapat menyebabkan lecet dan peradangan dinding rektum dan anus.
  • Kehamilan lebih mudah terjadi hemoroid akibat hormon progesterone berefek relaksasi dinding vena di anus, berat uterus, bendungan vena pelvis ( rongga panggul ) dan konstipasi.
  • Penyakit hati ( sirosis ) terjadi bendungan vena porta (berhubungan dengan vena-vena dari usus)

Secara klinis hemoroid dapat dibedakan atas :

  1. Tingkat I : Varises satu atau lebih v.hemoroidales interna dengan perdarahan darah segar saat BAB.
  2. Tingkat II : Varises satu atau lebih v.hemoroidales interna yang keluar dari dubur dan masih dapat masuk sendiri.
  3. Tingkat III : Seperti tingkat II tapi tidak dapat masuk spontan masuk jika di dorong.
  4. Tingkat IV : Telah terjadi inkarserasi.

Tahitian Noni untuk Hepatitis

Hepatitis adalah Peradangan hati karena: zat kimia, obat-obatan atau infeksi (virus).

biasanya AKIBAT infeksi virus hepatitis A, B, C, D atau E.

  •  Hepatitis < 6 bulan à HEPATITIS AKUT.
  •  Hepatitis > 6 bulan à HEPATITIS KRONIK.

Hepatitis A :

menyebar melalui (feco – oral) à sering terjadi wabah virus hepatitis A penyebarannya melalui air dan makanan yang tercemar virus hep.A.à jarang menyebabkan kanker hati.à imunisasi hep.A.

Hepatitis B dan C : à sebab kan kanker hati à infeksi via darah.

HEPATITIS

Gejala:

Hepatitis A : terlihat lebih berat, demam,mual,muntah, lemas dan mata kuning.

Hepatitis B : umumnya ringan,nafsu makan hilang, rasa tidak enak diperut dan demam ringan.

Setelah seminggu timbul mata kuning.

Hepatitis C : silent infeksià bertahun-tahun tanpa gejala. mudah letih dan penurunan BB.

Terapi Tahitian Noni sebagai Anti virus

Anti inflamasi.

— Anti oksidan.

— Anti kanker.

— Regenerasi sel-sel hati.

— Imunomodulator.

Tahitian Noni untuk HIV

                     HIV adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh → melemahkan sistem kekebalan tubuh sehingga muda terinfeksi. AIDS adalah gejala dari berbagai penyakit akibat sistem kekebalan tubuh yang lemah akibat HIV. Penularan : seksual, darah (suntik,transfusi),ibu ke anak saat hamil (Vertikal)

Pemeriksaan Elisa di lab yaitu :

  1. Tes pertama HIV.
  2. Untuk deteksi antibodi dalam darah.
  3. Ab (+) → lanjut ke tes kedua.
  4. Tes dapat di lakukan bulan ke 3-6 dari mulai terpajan virus HIV.

PERIODE JENDELA : 3 Minggu – 6 Minggu

  • Western bloting.

  • Untuk memperkuat hasil tes Elisa.
  • Deteksi protein spesifik pada individu terinfeksi HIV.
  • Hasil Elisa + western Bloting → 99.9% akurat deteksi infeksi HIV.
  • Untuk memperkuat hasil tes Elisa.
  • Deteksi protein spesifik pada individu terinfeksi HIV

Khusus pemeriksaan CD4 bermanfaat untuk mengetahui kondisi imunitas penderita dan kondisi perbaikan setelah mendapat terapi.

Terapi Tahitian Noni Bioactive Beverage : Original/Extra/Maxidoid :

  1. Antivirus → menghambat enzim peptidase HIV-1.
  2. Imunomodulator : meningkatkan fagositosis dan sitotoksis → atasi infeksi oportunistik (bakteri, jamur dan virus)
  3. Meningkatkan energy dan reorganisasi sel

Menurut WHO gejala AIDS ada 4 stadium :

Stadium I :

  • Asimptomatik
  • Limfadenopati
  • Kondisi penderita baik, aktivitas seperti biasa.

Stadium II :

  • BB menurun.
  • Dermatitis, sariawan kronis, herpes zoster.
  • Ispa, sinusitis kronis
  • Limfadenopati generalisata persisten.
  • Aktifitas normal.

Stadium III :

  • Gejala AIDS Related Comples (ARC)
  • BB menurun signifikan lebih 10% dalam 1 bulan.
  • Demam berkepanjangan > 1 bulan.
  • Diare kronis >1 bulan
  • Kandidiasis oral
  • Penurunan sistem imun : mudah lelah, infeksi TBC atau infeksi bakteri lainnya.

Stadium IV :

  • BB turun drastic.
  • Demam >1 bulan
  • Diare kronis.
  • Infeksi oportunistik : pneumonia, toksoplasmosis otak, infeksi cytomegalovirus hati dan limpan, herpes simpleks oral dan genital.
  • Lifoma dan sarkoma Kaposi.
  • Ensefalopati oleh HIVPENULARAN HIV-AIDS
    • Paling dominan,85% HIV menular melalui hubungan seksual yang tidak aman dengan pasangan yang terinfeksi HIV
    • Cairan tubuh yang potensial menjadi media penularan HIV adalah : darah, air mani dan cairan vagina
    • Tropisma virus : virus dapat mengenal dan menempel pada sel jaringan tertentu : HIV pada CD4 yang terdapat pada gejala.

DIAGNOSA

Diagnose ditegakkan berdasarkan :

  1. GEJALA KLINIS.

  Gejala Mayor :

  1. –          Berat badan menurun
  2. –          Diare kronis
  3. –          Demam berkepanjangan
  4. –          Penurunan kesadaran
  5. –          Demensia / HIV Ensefalopati

  Gejala Minor :

  1. –          Batuk menetap lebih dari 1 bulan
  2. –          Dermatitis generalisata
  3. –          Herpes zoster multi segmental dan herpes
  4. –          Zoster berulang.
  5. –          Kandidias orofaringeal
  6. –          Herpes simpleks kronis progresif
  7. –          Limfadenopati generalisata
  8. –          Infeksi jamur berulang pada alat kelamin wanita
  9. –          Retinitis virus sitomegalo

Diagnosa dianggap positif AIDS apabila : penderita dewasa (>12 tahun) dianggap AIDS apabila tes HIV positif disertai sekurang-kurangnya 2 gejala mayor dan 1 gejala minor.

TERAPI

Hasil uji klinik terhadap 11 pasien yang terinfeksi HIV :

  1. Setelah diberi obat antiretroviral selama 6 bulan → tidak memberikan hasil yang baik.
  2. Setelah Terapi Tahitian Noni Bioactive Beverage selama 16 minggu terjadi :
  • Peningkatan CD4 dari 184 sel/mmᶟ menjadi 250 sel/mmᶟ (35,86%)
  • Median HIV-1 RNA plasma 18.586 kopi/ml menjadi < 50 kopi/ml (85,71%)
  • Terjadi perbaikan gejala klinis pada semua pasien dan peningkatan kualitas hidup 94,59%
  • Tidak terjadi efek toksik.

Tahitian Noni Bioactive Beverage dengan kandungan iridoid yang utama memiliki efek :

  • Memperbaiki sel-sel yang rusak, meningkatkan energi dan reorganisasi sel.
  • Menghambat enzim peptidase HIV-1 (enzim peptidase diperlukan oleh HIV untuk replikasi).
  • Imunomodulator : meningkatkan fagositosis dan sitotoksis → atasi infeksi oportunistik (bakteri, Jamur dan virus).

 

Untuk testimoni Tahitian Noni silahkan klik di sini. Pemesanan dan order silahkan hubungi:

Bpk. Gunawan

Ph/WA 0813 2800 2004

Pin:521608D9

 

tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,
  • Manfaat Tahitian Noni: Satu Produk Berjuta Manfaat